Motifasi

Uncategorized

A. Pengertian / Definisi
Secara etimologi motive atau dalam bahasa inggris motive berasal dari kata motion, yang berarti gerakan atau sesuatu yang bergerak. Jadi istilah motif berkaitan erat dengan gerak, yakni gerakan yang dilakukan oleh manusia, atau disebut juga perbuatan atau tingkah laku. Motif dalam psikologi berarti rangsangan, dorongan atau pembangkit tenaga bagi terjadinya suatu tingkah laku.
Motif merupakan dorongan, hasrat, keinginan, ataupun tenaga penggerak yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu.
Definisi motif menurut para ahli :
• Sherif & Sherif motif merupakan suatu istilah generic yang meliputi semua factor internal yang mengarah pada berbagai jenis perilaku yang bertujuan.
• Giddens motif tak harus dipersepsikan secara sadar, ia lebih merupakan suatu “keadaan perasaan” .
• Guralnik motif merupakan suatu perangsang dari dalam, suatu gerak hati, dan sebagainya yang menyebabkan seseorang melakukan sesuatu.
• Woodworth mengartikan motif sebagai suatu set yang dapat atau mudah menyebabkan seseorang melakukan sesuatu.
Jadi, motif itu adalah tujuan. Tujuan ini disebut insentif (incentive), insentif dapat diartikan sebagai suatu tujuan yang menjadi arah suatu kegiatan yang bermotif. Contohnya, seperti rasa lapar maka insentif nya adalah makanan.
Selain motif, dalam psikologi jug adikenal istilah motivasi, sebenarnya motifasi merupakan istilah yang lebih umum yang menunjuk pada seluruh proses gerakan, termasuk situasi yang mendorong, dorongan yang timbul dalam diri individu, tingkah laku yang ditimbulkannya, dan tujuan dari akhir perbuatan atau gerakan.
Motif pada dasarnya bukan hanya merupakan suatu dorongan fisik, tapi juga orientasi kognitif elementer yang diarahkan pada pemuasan kebutuhan.

B. Teori – Teori Kebutuhan
Teori Kebutuhan Maslow
o Kebutuhan yang bersifat fisiologis (fisiologis needs), yaitu kebutuhan yang oaling dasar, paling kuat dan paling jelas diantara kebutuhan manusia yang lain.
o Kebutuhan akan rasa aman (safety needs), pada dasarnya kebutuhan rasa aman ini mengarah pada dua bentuk, yakni kebutuhan keamanan jiwa dan kebutuhan keamanan harta.
o Kebutuhan cinta dan memiliki-dimiliki (belongings and love needs)
o Kebutuhan penghargaan (esteem needs)
o Kebutuhan aktualisasi diri (self actualization needs)

C. Jenis – Jenis Motif

1. Dilihat dari dasar pembentukannya
a. motif bawaan
b. motif yang dipelajari
2. Menurut Fredson
a. cognitive motive
b. self expression
c. self enchacement
3. Menurut Woodworth & Marquis
a. motif organis
b. motif darurat
c. motif objektif
d. motif jasmani dan rohani
e. motif intrinsic dan ekstrinsik

908 Comments

Emosi

Uncategorized

A. Hakikat Emosi

Sebenarnya apa yang dimaksud dengan emosi? Dari mana emosi itu muncul, apakah dari pikiran atau dari tubuh? Mana yang muncul lebih dulu tidaklah begitu penting bagi kita sebab tindakan dan emosi pada dasarnya erat berkaitan. Kita tidak mungkin memisahkan tindakan dan emosi.
Emosi akan semakin kuat bila diberi ekspresi fisik (Wedge, 1995). Misalnya saja seseorang sedang marah lantas mengepalkan tinju. Sebaliknya jika dia menghadapi dengan santai itu akan mengendorkan otot-otot yang tegang. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa gangguan emosional tidak akan timbul jika kita menghadapinya dengan keadaan santai.

B. Pengertian Emosi

• Williams James (dalam Wedge, 1995), emosi adalah “Kecenderungan untuk memiliki perasaan yang khas bila berhadapan dengan objek tertentu dalam situasi lingkungannya”.
• Crow dan Crow (1962), mengartikan emosi sebagai “Suatu keadaan yang bergejolak pada diri individu yang berfungsi sebagai inner adjustment terhadap suatu lingkungan untuk kesejahteraan dirinya”.
• Jalaluddin Rakhmat (1994), “Memberikan bumbu kepada kehidupan; tanpa emosi, hidup ini kering dan gersang”.

C. Macam – Macam Emosi

1. Takut
Pada dasarnya rasa takut itu bermacam – macam. Ada yang timbul karena seorang anak kecil ditakut- takuti atau karena rasa takut “naluriah” yang terpendam dalam sanubari setiap insane misalnya takut tempat gelap. Kengerian – kengerian ini relatif terjadi pada anak – anak daripada orang dewasa (Sobur, 1988: 114 – 115).
Jika dilihat dari objek, rasa takut ini tidak selalu bersifat negatif tetapi ada positifnya juga. Positif, karena rasa takut melindungi individu dalam keadaan yang berbahaya.
2. Marah
Kemarahan seperti halnya dengan ketakutan, dipengaruhi oleh factor – factor belajar dan pendewasaan (Jersild, 1954). Novaco (1986, dalam Berkowitz, 1993) mengemukakan bahwa amarah “bisa dipahami sebagai reaksi tekanan perasaan”. Yang mereka maksudkan pada dasarnya adalah bahwa orang cenderung menjadi marah ketika menghadapi keadaan yang mengganggu”.
Kecenderungan agresif menyertai amarah. Konsepsi amarah sebagai keadaan emosional yang berkembang dan dibentuk oleh kesadaran orang tentang perubahan fisiologis, berkaita dengan agresi, reaksi ekspresif motorik, dan pikiran serta ingatan, mempunyai implikasi yang penting.
3. Cinta
Apakah cinta? Sesungguhnya betapa sulitnya kita menjelaskan yang satu ini. Dalam bukunya The Art Loving (Seni Mencinta), Erich Fromm (1983) sedemikian jauh telah berbicara tentang cinta sebagai alat untuk mengatasi keterpisahan manusia, sebagai pemenuhan kerinduan akan kesatuan.
Cinta kasih adalah ibarat fundamen pendidikan secara keseluruhan. Tanpa curahan kasih, pendidikan yang ideal tidak mungkin bisa dijalankan. Selanjutnya, pendidikan tanpa cinta akan menjadi kering dan bahkan tidak menarik.

D. Teori – Teori Emosi

1. Teori Emosi Dua – Faktor Schachter – Singer
“Teori Dua – Faktor” Schachter – Singer dikenal sebagai teori yang paling klasik yang berorientasi pada rangsangan. Menurut Schachter dan singer kita menjadi marah karena ketegangan otot kita, denyut nadi semakin cepat dan sebagainya. Teorinya begini. Ketika seseorang menghadapi kejadian yang membangkitkan emosi, umumnya pertama-tama ia akan mengalami gangguan fisiologis netral dan tidak jelas. Secara teoretis, yang terjadi kemudian bergantung apakah ia mengetahui mengapa ia merasa jengkel dan bagaimana perasaannya ia akan mencari jawaban dengan apa yang ia rasakan.
2. Teori James – Lange
Dalam teori ini disebutkan bahwa emosi timbul setelah terjadinya reaksi psikologik. Jadi kita senang karena kita meloncat – loncat setelah melihat pengumuman dan kita takut karena kita lari setelah melihat ular.
Menurut teori ini, emosi adalah hasil persepsi seseorang terhadap perubahan – perubahan yang terjadi pada tubuh sebagai respons terhadap berbagai rangsangan yang terjadi dari luar. Emosi menurut kedua ahli ini, terjadi karena adanya perubahan pada sistem vasomotor (otot – otot). Sutau peristiwa dipersepsikan menimbulkan perubahan fisiologis dan psikologis yang disebut emosi.
3. Teori “Emergency” Canon
Teori ini dikemukakan oleh Walter B. Canon (1929), seorang fisiolog dari Harvard University. Teori ini menyebutkan, emosi sebagai (pengalaman subyektif psikologik) timbul bersama – sama dengan fisiologik (hati berdebar, tekanan darah naik, nafas bertambah cepat dan sebagainya).
Teori ini didasarkan bahwa ada antagonisme (fungsi yang bertentangan) antara saraf – saraf simpatis dengan cabang – cabang oranial dan sacral daripada susunan saraf otonom. Jadi kalau saraf – saraf simpatis aktif, saraf otonom nonaktif, begitupun sebaliknya.

E. Emosi Positif dan Emosi Negatif

Emosi positif berperan dalam memicu munculnya kesejahteraan emosional (emotional well-being) dan memfasilitasi dalam pengaturan emosi negatif. Jika emosi positif, maka akan lebih mudah dalam mengatur emosi negatif yang tiba-tiba datang. Emosi yang bernilai positif misalnya kasih sayang, cinta, bahagia, senang dan lainnya.
Emosi negatif menghasilkan permasalahn yang dapat mengganggu kehidupan kita. Kita akan merasa tersiksa dengan emosi negatif. Emosi yang bernilai negative misalnya sedih, marah, cemas, tersinggung, benci, jijik, muak, prasanka, takut, curiga dan sebagainya.

F. Pengukuran Emosi

Reaksi terhadap emosi pada dasarnya sangat dipengaruhi oleh lingkungan, pengalaman, kebudayaan dan sebagainya, sehingga mengukur emosi itu agaknya hampir tidak mungkin.
Dalam pertumbuhan yang normal, hubungan – hubungan saraf itu berkembang didalam otak baru dan diantara otak bar dan otak lama. Disaat kematangan ini tumbuh, respons – respons emosional berkembang melalui empat jalan. Hal ini sesuai dengan empat aspek emosi, yaitu : (1) stimulus, (2) perasaan, (3) respons – respons internal, dan (4) pola – pola tingkah laku. Seperti juga pada tingkah laku lainnya ditentukan oleh proses pematangan dan proses belajar. Perkembangan emosi dari masa kanak – kanak sampai menjadi lebih dewasa segala aspek perkembangan jumlah peristiwa yang bisa membangkitkan emosinya semakain bertambah.

889 Comments

Analisis “suap”

Uncategorized

ALUR CERITA
Teater “SUAP”

Seorang perempuan dan dua orang laki-laki datang ke rumah Pak Rambang. Mereka meminta agar di dalam lomba melukis nasional, peserta yang mewakili daerahnya, dimenangkan. ”Seniman yang mewakili kawasan itu sangat berbakat,” kata perempuan itu memuji, ”keluarganya turun temurun adalah pelukis kebanggaan wilayah kami. Kakeknya dulu pelukis kerajaan yang melukis semua anggota keluarga raja. Sekarang kalau dia menang, seluruh dunia akan melirikan matanya ke tempat kami yang sedang mengalami musibah kelaparan dan kemiskinan, karena pusat lebih sibuk mengurus soal-soal politik daripada soal-soal kesejahteraan. Dua juta orang yang terancam kelaparan akan terselamatkan. Saya harap Anda sebagai manusia yang masih memiliki rasa belas kasihan kepada sesama, memahami amanat ini. Ini adalah perjuangan hak asasi yang suci.

Namun Pak Rambang menolak jika harus menjatuhkan pilihan / memenangkan karya lukisan berdasarkan kemanusiaan, tapi seharusnya berdasarkan bagus atau tidaknya sebuah karya lukisan tersebut.

“Maaf, tapi saya tidak bisa karena juri tidak akan menjatuhkan pilihan berdasarkan kemanusiaan.
Tetapi karena bagus atau tidaknya karya lukisan itu.”

“Tapi apakah membela kemanusiaan itu merupakan hal yang bermanfaat bagi manusia ?”

”Betul. Tapi, meskipun membela kemanusiaan, kalau tidak dipersembahkan dengan bagus atau ada yang lebih bagus, di dalam sebuah kompetisi yang adil, tetap tidak akan bisa menang.”

“Kalau perwakilan kami menang Bapak boleh menuliskan berapa pun yang Bapak ingin di cek ini, atau bahkan jika Bapak ingin cash kami akan memberikannya sekarang juga.”

Tubuh Pak Rambang bergetar hebat, hati nuraninya menyangkal keras. Maka, terjadilah kontradiksi dalam hati. Tetapi disatu sisi kehidupan keluarga Pak Rambang terasa sulit. Untuk kebutuhan sehari-hari saja istrinya utang pinjam kepada rentenir. Jika dia menolak dia sudah bersikap adil dan jujur juga telah menolak perilaku “suap” tetapi jika dia menerima dia memiliki peluang menjadi orang kaya, memperbaiki kehidupannya dan membahagiakan anak istrinya. Itu memerlukan keberanian mental. Baik menerima maupun menolaknya.
Bungkusan uang yang tak tahu berapa nilainya mereka tinggalkan di depan Pak Rambang. Pikiran Pak Rambang berkecambuk bingung antara menerima dan menolaknya. Saat hendak mengejar ketiga orang itu bungkusan tersebut tergeletak diatas meja dan anak Pak Rambang menemukannya dia menyangka kalau itu adalah bom. Bungkusan tersebut terjatuh ke selokan yang kotor dan bau dan ditemukan oleh tetangga Pak Rambang.
Keadaan ini sangat memperkeruh suasana. Dan saat itu tiba waktunya untuk memilih karya lukisan yang terbaik dan ternyata karya lukisan yang menurut ketiga orang yang menyuap Pak Rambang memang bagus dan Pak Rambang menjatuhkan pilihan pemenang kepada wakil daerah tersebut. Pak Rambang menjatuhkan pilihan bukan karena dia telah menerima “suap” melainkan karena karya lukisan itu memang bagus.
“Wah … Itu tetangga rumahnya direnovasi, mobilnya pun baru dan bagus. Kapan yah saya menjadi orang kaya ? Saya bisa saja menjadi orang kaya jika saya membuka bungkusan ini, tapi … tidak saya tidak boleh membuka bungkusan ini saya harus mengembalikan bungkusan ini.”
Anaknya jatuh sakit dan Pak Rambang tidak mempunyai uang untuk membawanya ke Rumah Sakit tetapi dia mencoba meminjam kepada tetangga yang mengembalikan bungkusan kepada Pak Rambang tetapi tetangganya tidak memberikan pinjaman bahkan tidak memberikan sepeser pun. Rentenir pun menagih dan memaki istri Pak Rambang karena belum bisa membayar pinjamannya.
Pikiran Pak Rambang berkecambuk, keteguhan Pak Rambang mulai goyah, tanggungjawab moral mulai hilang, pikiran Pak Rambang gelap.
Lantas apa yang terjadi? Tangan Pak Rambang gemetar. Pak Rambang sambar amplop itu dan intip isinya setelah tiga bulan dia berhalakan bungkusan itu. Kemudian dengan bernafsu bungkusan itu dia kupas. Darahnya seperti berhenti mengalir, detak jantungnya seperti berhenti ketika menemukan di dalamnya bukan uang tetapi hanya tumpukan kertas-kertas putih. Dengan kalap dia terus membuka dan mencari uangnya tetapi sama saja. Isinya hanya kertas. Disitu matanya mulai gelap. Ini pasti perbuatan tetangga jahanam itu. Dia temukan bungkusan itu. Lalu gantikan isinya. Pak Rambang dengan kalap dan emosi yang luar biasa, serta penuh kebencian menghampiri rumah tetangga itu dan menghancurkannya.

ANALISIS

Kalau dikaitkan dengan teori psikologi ada beberapa yang mungkin mendekati karakteristik Pak Rambang diantaranya yaitu :
a. Menurut Søren Kierkegaard (1847) menyatakan, pilihan adalah sesuatu yang sangat menentukan kandungan kepribadian. Dalam pilihan, kepribadian menentukan diri pada apa yang dipilihnya. Dan, jika ia tidak memilih maka berarti ia telah menyia-nyiakan peluang.
b. Tokoh Pak Rambang mempunyai kepribadian yang kurang tegas hal ini terbukti dengan dia merasa bingung antara menerima dan menolak suap tersebut. Dan juga tidak memiliki sikap yang konsistensi (consistency), sikap yang konsisten cenderung menunjukan sikap yang stabil, karena komponennya saling mendukung satu sama lain. Ini akan mudah diubah ke arah inkongruen. Sebaliknya, sikap yang tidak konsisten lebih mudah diubah ke arah kongruen.
c. Seperti dalam teori kepribadian psikoanalisis, Freud membangun model kepribadian yang saling berhubungan dan menimbulkan ketegangan satu sama lain. Konflik ketiga sistem dasar kepribadian itu menyebabkan konflik psikis individu. Tiga sistem tersebut adalah id (bekerja menggunakan prinsip kesenangan dan mencari pemuasan biologis), ego (mematuhi prinsip realita) dan superego (hati nurani) memiliki standar moral pada individu. Meskipun memiliki ciri-ciri, prinsip kerja, fungsi dan sifat yang berbeda, ketiga sistem ini merupakan satu tim yang saling bekerja sama dalam memengaruhi perilaku manusia.
d. Dalam bukunya yang berjudul Motivation and Personality. Maslow menggolongkan kebutuhan manusia menjadi lima tingkat dan yang pertama adalah kebutuhan-kebutuhan yang bersifat fisiologis (physiological needs) yaitu kebutuhan untuk mempertahankan hidup secara fisik misalnya makanan, minuman dan sebagianya. Hal ini dapat kita lihat pada tokoh Pak Rambang yang berencana membuka bungkusan uang itu untuk memenuhi kebutuhannya.
e. Tokoh Pak Rambang diciptanya sebagai karakter yang tidak sabar. Yang tidak bisa menelan kekecewaannya begitu saja. Malah bertindak anarkis, agresi sebagai reaksi emosional yakni menghujani rumah baru tetangganya dengan batu.
f. Emosi memang mempunyai daya gerak yang besar. Namun, kita dapat mengendalikan dan mengarahkannya sedemikian rupa, sehingga emosi tersebut menggerakan kita ke arah hidup yang lebih menyenangkan dan lebih efisien.
g. Pendapat Wedge (1995:17) bahwa “Kita tidak boleh menjadi budak dari emosi, tetapi harus menjadi tuan dari emosi kita”.
h. Kalau kita berusaha untuk tidak membiarkan emosi-emosi negatif berada dalam diri kita dan menggantikannya dengan emosi-emosi positif, dalam waktu yang tidak lama suasana hati kita akan selalu ceria dan penuh semangat. Dengan demikian emosi menjadi modal yang besar bagi hidup kita, bukannya menjadi kecenderungan yang membuat kita frustasi.

877 Comments

Pengguan TIK Dalam Bidang Psikologi

Uncategorized

CURRICULUM VITAE
Nama : Indrawati Agustini Permatasari
Alamat : Dsn. Ujungjaya Ds. Ujungjaya Kec. Ujungjaya Kab. Sumedang
Hobi : Menulis dan Traveling
Email : indrawati_ap08@yahoo.com
Twitter : @AgustinaAp08
Facebook : Indrawati Agustini Permatasari II

RIWAYAT PENDIDIKAN
Saya sekolah langsung ke SD dan namanya yaitu SD Negeri Kramat Jaya tempatnya ya di Ujungjaya juga, setelah itu saya melanjutkan sekolah ke SMP Negeri 1 Ujungjaya masih di Ujungjaya dan masa sekolah terakhir aku sekolah di SMA Negeri Tomo yaitu di Tomo. Begitulah perjalanan sekolah saya hehe 🙂 Dan sekarang saya menjadi mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia di Kampus Bumi Siliwangi angkatan 2013 jurusan psikologi.

PENGALAMAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI

Dalam kehidupan sehari-hari saya tidak terlepas menggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi misalnya saja menggunakan handphone untuk alat komunikasi, internet untuk mencari data-data dan lain-lain. Pada suatu hari saat saya masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas saya melaksanakan Ujian Praktek yaitu membuat gambar dengan menggunakan Corel Draw dan itu tuh asyik sekali bisa melatih kreativitas. Untuk perkenalan yuk kita lihat terlebih dahulu pengertian Corel Draw. Corel Draw adalah sebuah program komputer yang melakukan editing pada garis vektor. Program ini dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan software yang berkantor pusat di Ottawa, Kanada. Corel Draw memiliki kegunaan untuk mengolah gambar, oleh karena itu banyak digunakan pada pekerjaan dalam bidang publikasi atau percetakan misalnya menciptakan desain logo atau symbol, terutama pembuatan logo dua dimensi karena kemudahannya dalam mengolah garis dan warna ataupun pekerjaan di bidang lain yang membutuhkan proses visualisasi. Awalnya menggunakan Corel Draw itu sangat sulit tetapi sekarang setelah belajar rasanya tidak terlalu sulit.

PENGERTIAN TEKNOLOGI INFORMASI

Teknologi merupakan segala suatu hasil budaya (daya kreasi dan inovasi) manusia yang dapat mempermudah proses kehidupan manusia. Informasi secara mendasar berarti data yang bermanfaat bagi pihak yang membutuhkannya sedangkan data ialah suatu bentuk fakta atau pengamatan yang mewakili atau menggambarkan keadaan obyek. Obyek dapat berupa tempat, orang, benda, dan lain-lain. Data dinyatakan dengan nilai (angka, deretan karakter, atau simbol) tetapi yang universal adalah yang berupa angka dan data dapat juga berupa hal-hal yang sulit terukur misal sifat, kondisi, situasi, ide, dan lain-lain. Informasi merupakan data yang telah diorganisasikan kedalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan penggunanya.
Jadi, yang dimaksud dengan Teknologi Informasi (TI) adalah segala sesuatu budaya (daya kreasi dan inovasi) manusia yang membantu menghasilkan, memanipulasi, menyimpan, pengelolaan dan menyampaikan infomasi. Pada masa lalu Teknologi Informasi yang digunakan berupa goresan/gambar, arsip, telegraf, dan lain-lain. Pada masa kini Teknologi Informasi yang digunakan antara lain berupa komputer, faks, telekonferensi.

Tujuan Teknologi Informasi adalah :
1.Memecahkan masalah,
2.Membuka kreativitas,
3.Efektivitas dan efisiensi.
Fungsi Teknologi Informasi itu sendiri adalah :
1.Menangkap (Capture),
2.Memproses (Processing),
3.Menghasilkan (Generating),
4.Menyimpan (Storage),
5.Mencari Kembali (Retrieval),
6.MelakukanTransmisi (Transmission).

Keuntungan Teknologi Informasi :Speed, Consistency, Precision, Reliability. Teknologi Informasi bermanfaat dalam Berbagai Bidang antara lain; Akuntansi, Finance, Marketing, Produksi atau Manajemen Produksi, Manajemen Sumber Daya Manusia.
Pekerjaan Di Bidang Psikologi Yang Menggunakan Komputer
Kata komputer berasal dari bahasa Latin yaitu Computare yang artinya menghitung. Dalam bahasa Inggris disebut to compute. Secara definisi komputer diterjemahkan sebagai sekumpulan alat elektronik yang saling bekerja sama, dapat menerima data (input), mengolah data (proses) dan memberikan informasi (output) serta terkoordinasi dibawah kontrol program yang tersimpan di memorinya. Dengan komputer banyak pekerjaan yang dapat diselesaikan dengan mudah, bila dahulu orang mengetik surat harus dengan mesin tik, dan bila ada kesalahan maka kertas tersebut akan disobek dan diketik ulang kembali, selain itu dengan mesin tik dokumen yang telah diketik tidak dapat diedit kembali, sementara dengan menggunakan komputer kita dapat mengetik dokumen, mengedit dan menyimpan dokumen tersebut untuk dapat diedit berulang-ulang. Karena fungsi itulah sekarang banyak bidang yang menggunakan komputer sebagai media untuk mengelolah data, tidak terkecuali psikologi. Berikut ini beberapa pekerjaan di bidang psikologi yang menggunakan komputer, antara lain :
1. HRD
Sarjana psikologi yang bekerja sebagai staff HRD atau personalia harus mempunyai keahlian dalam menjalankan komputer guna penyimpanan data-data karyawan dan juga sebagai modul untuk mencatat kegiatan penerimaan karyawan, mutasi karyawan dan perubahan ke sistem tetap dan lain-lain yang semua itu harus mempunyai data lengkap di komputer.
2. Layanan bimbingan dan konseling
Bimbingan konseling adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melalui wawancara konseling (face to face) oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada individu yang sedang mengalami sesuatu masalah (disebut konseli) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi konseli serta dapat memanfaatkan berbagai potensi yang dimiliki dan sarana yang ada, sehingga individu atau kelompok individu itu dapat memahami dirinya sendiri untuk mencapai perkembangan yang optimal, mandiri serta dapat merencanakan masa depan yang lebih baik untuk mencapai kesejahteraan hidup.
Sejak tahun 1980-an peranan komputer telah banyak dikembangkan dalam Bimbingan dan Konseling. Menurut Gausel (Prayitno, 2003) bidang yang telah banyak memanfaatkan jasa komputer ialah bimbingan dan konseling pendidikan. Dalam mengolah data konselor juga perlu menggunakan komputer untuk memasukan, mengolah, dan menyimpan data konseli dan data lainnya sebagai pendukung jalannya suatu layanan Bimbingan dan Konseling. Komputer dapat membantu konselor dalam melakukan assesmen terhadap proses konseling, seperti ITP (Inventori Tugas Perkembangan) dan ATP (Analisis Tugas Perkembangan).
Pada layanan konseling juga terdapat teknologi komputer yang berbasis internet untuk malakukan konseling dengan konseli. Cyber Counseling, E-counseling, chatting, video call, dan voice call merupakan bentuk aplikasi yang dapat membantu konselor dalam proses konseling. Aplikasi ini juga merupakan proses pemberian bantuan juga tetapi dengan cara yang lebih modern selain melakukan pertemuan dengan konseli secara langsung. Aplikasi yang mempermudah jalannya konseling ini merupakan cara yang baru dalam berkomunikasi secara lebih mudah dengan konseli, tetapi konseling yang menggunakan teknologi ini bukan berarti menggantikan cara konseling konvensional (face to face). Hanya saja ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi kendala yang sering menjadi hambatan bagi proses konseling konvensional, seperti masalah waktu yang tidak tersedia dan jarak yang memisahkan.
Ada pula Computer Assisted Counseling (CAC), yaitu software atau aplikasi konseling mandiri yang membantu konseli untuk mudah mendapatkan penyelesaian masalah yang dialami meskipun tidak perlu bertemu dengan konselor. Walaupun demikian, tetap saja konseling yang dilakukan secara face to face lebih mengena dan CAC tidak dapat menggantikan fungsi dari konseling konvensional itu sendiri, CAC hanya mengambil sedikit peran konseling konvensional agar bertambah efektif dan efesien. Jika konseli berada dalam keadaan darurat dan tidak ada konselor pada saat itu maka CAC dapat berperan dalam membantu konseling.

PEKERJAAN DI BIDANG PSIKOLOGI YANG MENGGUNAKAN KOMPUTER SEBAGAI MEDIA/ALAT UTAMA

A. Dalam Bidang Psikologi Pendidikan

Komputer memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam bidang pendidikan dan latihan. Komputer berperan sebagai manager dalam proses pembelajaran yang dikenal dengan nama Computer-Manajed Instruction (CMI). Ada pula peran komputer sebagai pembantu tambahan dalam belajar yang pemanfaatannya meliputi; penyajian informasi isi materi pelajaran, latihan, atau kedua-duanya. Modus ini dikenal sebagai Computer-Assisted instruction (CAI). CAI mendukung pengajaran dan pelatihan akan tetapi ia bukanlah penyaji utama materi pelajaran. Komputer dapat menyajikan informasi dan tahapan pembelajaran lainnya disampaikan bukan dengan media komputer. Komputer sebagai alat pelajaran.

(CAI atau Computer Assisted Instruction) mempunyai sejumlah keuntungan, diantaranya
1. Ia dapat membantu murid dan guru dalam pelajaran. Karena computer itu “sabar, cermat, mempunyai ingatan yang sempurna”, ia sesuai sekali untuk latihan dan remedial teaching. Tak ada guru yang dapat memberi latihan tanpa jemu-jemunya seperti komputer.
2. CAI memiliki banyak kemampuan yang dapat dimanfaatkan segera seperti membuat hitungan atau memproduksi grafik, gambaran dan memberikan bermacam-macam informasi yang tak mungkin dikuasai oleh manusia manapun.
3. CAI sangat fleksibel dalam mengajar dan dapat diatur menurut keinginan peneliti pelajaran atau penyusunan kurikulum.
4. CAI dan mengajar oleh guru dapat saling melengkapi. Bila computer tidak dapat menjawab pertanyaan murid dengan sendirinya guru akan menjawabnya. Adakalanya komputer dapat memberi jawaban yang tak dapat segera dijawab oleh guru.
5. Selain itu komputer dapat pula menilai hasil setiap pelajaran dengan segera.

Selain keuntungan diatas, komputer memiliki beberapa peran dalam penggunaannya di bidang pendidikan antara lain :
1. Penggunaan komputer sebagai super kalkulator.
2. Penggunaan komputer untuk mengajar komputer dan memprogram dengan komputer.
3. Penggunaan komputer sebagai alat bantu langsung dalam proses belajar mengajar.
4. Mode tutor penggant.
5. Mode laboratorium simulasi.
6. Peranan komputer dalam bidang administrasi dan manajemen.
7. Penggunaan komputer sebagai pusat data (data-based)

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Menurut Rosenberg (2001), dengan berkembangnya penggunaan TIK ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu:
1. dari pelatihan ke penampilan.
2. dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja.
3. dari kertas ke “on line” atau saluran.
4. fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja,
5. dari waktu siklus ke waktu nyata.

B. Dalam Bidang Psikologi Pendidikan yang juga menggunakan Media Komunikasi

Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media-media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, e-mail, dsb. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau internet. Hal yang paling mutakhir adalah berkembangnya apa yang disebut “Cyber Teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan menggunakan internet. Istilah lain yang makin poluper saat ini ialah e-learning yaitu satu model pembelajaran dengan menggunakan media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet. Menurut Rosenberg (2001; 28), e-learning merupakan satu penggunaan teknologi internet dalam penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas yang belandaskan tiga kriteria yaitu:
1. E-learning merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi dan membagi materi ajar atau informasi.
2. Pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui komputer dengan menggunakan teknologi internet yang standar.
3. Memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran di balik paradigma pembelajaran tradisional.
Saat ini e-learning telah berkembang dalam berbagai model pembelajaran yang berbasis TIK seperti: CBT (Computer Based Training), CBI (Computer Based Instruction), Distance Learning, Distance Education, CLE (Cybernetic Learning Environment), Desktop Video conferencing, ILS (Integrated Learning Syatem), LCC (Learner-Cemterted Classroom), Teleconferencing, WBT (Web-Based Training), dsb.

Dua Jenis Aplikasi, diantaranya:

1. Aplikasi Non Pelajaran
• CAT (Computer Assisted Testing). Ujian berbantuan komputer, sebagai pengganti kertas ujian, tanya jawab interaktif.
• CAG (Computer Assisted Guidance). Pengarahan berbantuan komputer membantu user dalam pengambilan keputusan. Contoh: Penggunaan Komputer.
• CMI (Computer Managed Instruction). Belajar dengan dikelola komputer. Contoh: Perencanaan kuliah, belajar, dan ujian. Komputer langsung memantau kegiatan dan prestasi mahasiswa.

2. Aplikasi Pengajaran

CAI (Computer Assisted Instruction).
Jenis Aplikasi CAI: Latih dan praktek (Drill and Practise), menguji tingkat pengetahuan siswa, penjelasan (tutorial), untuk materi ajaran baru, siswa dapat berinteraksi dengan komputer, simmulasi digunakan untuk mengkaji permasalahan yang rumit, permainan (game) agar bisa mendapat pengetahuan dengan santai.

Referensi :

http://internetinformationsite.blogspot.com/2009/12/pengertian-teknologi-informasi.html
http://devianggraeni90.wordpress.com/2012/05/01/bidang-psikologi-yang-menggunakan-komputer/
http://woro-psikologi.blogspot.com/2012/03/pekerjaan-di-bidang-psikologi-yang.html

Contoh ICT, definisi, manfaat, alamat web dan jenis produk :

1. E-learning E-learning adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media Internet, jaringan komputer, maupun komputer standalone. Untuk mendukung belajar mengajar dengan media Internet, jaringan komputer, maupun komputer standalone. http://bkonseling.blogspot.com
MOODLE (Modular Object-Oriented Dynamic Learning Environment)

2. Toefl Online
TOEFL adalah singkatan dari Test Of English as a Foreign Language (Test Bahasa Inggris sebagai bahasa asing), yang diorganisir oleh sebuah lembaga di Amerika Serikat yang bernama ETS (Educational Testing Service). Untuk test bahasa inggris. www.toeflindonesia.com Ebook

3. Tes 16 PF
Tes 16 PF ini muncul dari perspektif unik penyelidikan empiris yang berupaya mencari struktur elemen dasar dari kepribadian lewat penelitian ilmiah. Tes ini digunakan pada semua seting dimana dibutuhkan penggambaran kepribadian orang secara global dan menyeluruh. http://Lantai-13.blogspot.com Software Engineer

4. Lie Detector Detector adalah suatu alat guna mendeteksi apakah seseorang itu bohong atau jujur Mendeteksi adanya kebohongan dari sistem gelombang. bila seseorang bohong maka gelombang akan bergetar cepat. sebaliknya jika seseorang jujur, maka gelombang tidak bergetar dengan cepat dan tidak terdeteksi oleh Lie Detector. http://id.wikipedia.org
Aplikasi truster truth detection

5. SPSS
SPSS adalah sebuah program aplikasi yang memiliki kemampuan analisis statistik cukup tinggi serta sistem manajemen data pada lingkungan grafis dengan menggunakan menu-menu deskriptif dan kotak-kotak dialog yang sederhana sehingga mudah untuk dipahami cara pengoperasiannya. Beberapa aktivitas dapat dilakukan dengan mudah dengan menggunakan pointing dan clicking mouse. Digunakan dalam berbagai riset pemasaran, pengendalian dan perbaikan mutu (quality improvement), serta riset-riset sains. http://statistikian.blogspot.com Program Aplikasi SPSS

6. Polygraph
Polygraph adalah alat tes uji kebohongan ini akan mencatat semua aktifitas tubuh tersangka saat menjawab serangkaian pertanyaan yang di ajukan oleh polisi. Sebuah alat yang digunakan untuk mengukur dan mencatat berbagai respon psikologikal seperti tekanan darah, pernapasan, denyut jantung dan konduktifitas kulit (skin conductifity) dengan cara mengatujkan pertanyaan kepada tersangka. http://berita-iptek.blogspot.com Aplikasi truster truth detection

7. Finger Prints
Nama alat untuk melihat sidik jari. Untuk mengetahui potensi diri seseorang, misalnya untuk mengetahui potensi anak memiliki kecenderungan dalam bidang apa musical, linguistic, logis-matematis atau lainnya. www.bimbingan.org Innovation RF688

8. Test WAIS Weschler Intelligence Scale for Children.
Untuk mengukur inteligensi seseorang dengan rentang usia mulai 16 tahun-74 tahun. Dalam test ini gejala yang dapat diungkap adanya Mental Deterioration (MD) dimana orang mengalami penurunan mental. www.anneahira.com Program Aplikasi WAIS

9. Test CFIT Culture Fair Intellegence Test. Untuk mengukur tingkat kecerdasan seseorang. Termasuk juga membedakan tingkat intelegensi penentuan terapi yang benar bagi program pendidikan sesuai karakter anak, dan kepegawaian. www.anneahira.com Program Aplikasi CFIT

10. Test DAT Differential Aptitude Test.
Untuk mengukur bakat seseorang. Dapat membantu seseorang dalam membuat keputusan terhadap rencana-rencana baik kerja atau sekolah. Dapat juga digunakan untuk mendiagnosa masalah-masalah pendidikan pada anak. www.anneahira.com Program Aplikasi DAT

11. Test kuder Preference Record Vocational Dalam test ini benar-benar diukur hanya minat sehingga mengesampingkan factor kognitif. Digunakan untuk mengukur minat seseorang sehingga dapat ditentukan kualifikasi jabatan yang sesuai dengan minat. www.anneahira.com Program Aplikasi KUDER

12. Test Lee-Thorpe Merupakan test yang membantu menemukan minat jabatan yang sesuai dengan kemampuannya. Digunakan untuk membantu individu dalam inventori minat jabatannya.
www.anneahira.com
Software Psikotes

13. Test EPPS Edward Personality Preference Schedule.
Untuk mengukur kepribadian seseorang. Dalam test ini seseorang diberi sajian 225 item pernyataan dimana didalamnya sudah termasuk aspek-aspek yang diukur.
www.anneahira.com
Software Psikotes

14. Test 16 PF Sixteen Personality Factor Questionare.
Test yang merupakan untuk mengukur kepribadian seseorang. Tes ini dirancang untuk testee dengan usia 16 tahun keatas. Tes ini termasuk yang sifatnya culture fair atau tidak dipengaruhi oleh suatu budaya sebab materi tes sifatnya universal. Disebut 16 PF karena terdapat 16 faktor kepribadian kelompok besar aspek-aspek kepribadian.
www.anneahira.com
Software Psikotes

15. Test Standford Binet
Merupakan test intelegensi yang merupakan sasaran utamanya adalah anak-anak dan balita. Dapat diketahui usia mental seseorang, termasuk juga untuk mengetahui indikasi kelainan mental dari tingkat IQ yang rendah, dan juga bisa dipergunakan untuk mengetahui tingkat kemunduran mental yang dialami orang dewasa.
www.anneahira.com
Software Psikotes

16. Talent Mapping Talent Mapping adalah sebuah alat ukur baru yang khusus mengukur bakat dan kekuatan seseorang. Talent Mapping sudah dipakai oleh berbagai perusahaan dengan lebih dari 10.000 sampel untuk keperluan seleksi dan penempatan. Alat ini membantu perusahaan untuk menempatkan seseorang di pekerjaan yang tepat sesuai dengan bakat dan minatnya. http://schoola.me Software Psikotes

17. Test DISC
DISC Profile adalah sebuah alat untuk memahami tipe-tipe perilaku dan gaya kepribadian. Dalam penerapannya di dunia bisnis dan usaha, alat ini telah membuka wawasan dan pemikiran, baik secara professional maupun secara personal. http://softwarepsikotes.blogspot.com Software psikotes

18. Test MBTI
MBTI (Myer Briggs Tipe Indicator) bersandar pada empat dimensi utama yang saling berlawanan (dikotomis).
1. Extrovert (E) vs. Introvert (I).
Dimensi EI melihat orientasi energi kita ke dalam atau ke luar.
2. Sensing (S) vs. Intuition (N).
Dimensi SN melihat bagaimana individu memproses data.
3. Thinking (T) vs. Feeling (F).
Dimensi ketiga melihat bagaimana orang mengambil keputusan.
4. Judging (J) vs. Perceiving (P).
Dimensi terakhir melihat derajat fleksibilitas seseorang. Judging di sini bukan berarti judgemental (menghakimi).
http://softwarepsikotes.blogspot.com
Software psikogram

19. MMPI Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI)
Sebagai tes kepribadian yang komprehensif dan serius yang dapat digunakan untuk mendeteksi masalah kejiwaan.
Untuk mengetahui kepribadian seseorang, terutama gangguan-gangguan psikologis yang ada di dalam diri seseorang, seperti gangguan anti sosial, gangguan seksual, gangguan depresi, kehohongan, dan sebagainya. http://softwarepsikotes.blogspot.com Software koreksi MMPI

20. KGIS Kuder General Interest Survey
Tes ini mengukur derajat variasi seseorang terhadap pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan dalam suatu jabatan tertentu. http://softwarepsikotes.blogspot.com Software tes KUDER

21. Tes WPT (The Wonderlic Personnel Test)
Tes WPT (The Wonderlic Personnel Test) adalah alat uji atas kemampuan kognitif umum yang telah digunakan secara meluas Untuk mengukur kemampuan individu dalam belajar, memahami instruksi, serta memecahkan masalah.
http://softwarepsikotes.blogspot.com Software WPT

22. Thematic Apperception Test (TAT)
TAT adalah sebuah test yang dilakukan untuk mengetahui kognitif atau gambaran kepribadian secara umum dari seorang. Untuk pengukuran yang dibutuhkan dalam sebuah pemberian nilai dari test ini. Dengan berbagai macam perhitungan, kita bisa mengetahui alat ukur yang digunakan untuk menghitung, bahkan mampu menarik sebuah kesimpulan, dalam menentukan kepribadian dan kognitif seseorang secara umum. http://ibbadurahman-robbani.blogspot.com Software TAT

23. MPST Michigan Picture Story
Test terdiri dari material yang menggambarkan anak-anak dalam hubungannya dengan orang tua, polisi, dan figur otoriter lainnya, juga teman-teman. Bermanfaat dalam melihat struktur dari sikap anak-anak terhadap orang dewasa dan teman-teman sekaligus mengevaluasi masalah yang mungkin timbul. http://ibbadurahman-robbani.blogspot.com Software MPST

24. CFIT Culture Fair Intelegence Test
Untuk mengungkap kemampuan mental umum. http://shanshantidwinadira.blogspot.com Software CFIT

25. TIU Tes Intelegensi Umum
Untuk mengungkap kemampuan mental umum. http://shanshantidwinadira.blogspot.com Software TIU

26. TKD Tes Kemampuan Dasar
Untuk mengukur kemampuan dasar individu. http://shanshantidwinadira.blogspot.com Software TKD

27. AA Army Alpha
Untuk mengetahui daya tangkap / daya konsentrasi orang. http://shanshantidwinadira.blogspot.com Software AA

28. ADKUDAG Administrasi dan Keuangan)
Untuk mengetahui kemampuan administrasi dan keuangan.
http://shanshantidwinadira.blogspot.com Software ADKUDAG

29. IST
Tes Inteligensi Terdiri dari 9 subtes didasarkan pada anggapan bahwa strutktur inteligensi tertentu cocok dengan pekerjaan atau profesi tertentu. http://shanshantidwinadira.blogspot.com Software IST

30. EPPS Edwards Personal Preference Schedule
Untuk mengukur kepribadian orang dilihat dari kebutuhan-kebutuhan yang mendorongnya. http://shanshantidwinadira.blogspot.com
Software EPPS

31. DAM&BAUM = Draw A Man Test Tes Gambar Orang
Untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja. http://shanshantidwinadira.blogspot.com
Software DAM&BAUM

32. WARTEGG
Untuk mengetahui emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek. http://shanshantidwinadira.blogspot.com Aplikasi Psikotes

33. Tes Pauli
Untuk mengukur sikap kerja dan prestasi kerja (daya tahan, keuletan, sikap terhadap tekanan, daya penyesuaian, ketekunan, konsistensi, kendali diri).
http://shanshantidwinadira.blogspot.com

34. KRAEPLIEN
Untuk mengungkap ketelitian,kecepatan, kestabilan dan ketahanan kerja. http://shanshantidwinadira.blogspot.com Software KRAEPLIEN

35. RM The Rothwell Miller
Untuk mengetahui minat seseorang terhadap jenis pekerjaan. http://shanshantidwinadira.blogspot.com
Software RM

36. PAPI Kostick
Kepribadian dan Inventarisasi Preferensi
Untuk menjabarkan kepribadian dalam 20 aspek yang masing-masing mewakili need atau role tertentu, tinggi rendahnya need atau role tertentu mempunyai arti yang spesifik. http://shanshantidwinadira.blogspot.com Software PAPI Kostick

866 Comments

Hello world!

Uncategorized

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

860 Comments


  • About this blog

    This is a sidebar example to show how it could look. Customize your sidebar by adding Widgets in WP Admin > Design > Widgets or edit the sidebar files on your own.

    • Search

  • Categories

  • Archives